subuhpadaembun

lepas malam buta. menjelang komposisi sahutan terdengar membangunkan jiwa yang tertidur.subuh tersenyum pada embun.

subuh: manusia hampir memanggil, embun apa kau disana?

embun:iya, aku disini, tapi tak akan lama, matahari akan menggelapi dunia…

subuh:ya, dunia gelap karena matahari kini, yang tergelapi hanya aku, embun bersahabtlah dengan bulan yang lembut, tidak menyengat, tidak pula mendidihkan ubun-ubun…

subuh tersenyum pada embun.

embun berangsur tertiup angin. membalas senyum dari kejauhan..

cukup itu subuh pada embun.

Advertisements
Published in: on June 27, 2009 at 7:11 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://kaladinihari.wordpress.com/2009/06/27/subuhpadaembun/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: